Thursday, June 13, 2019

GRAMMAR GAUL SESSION 3: JADWAL YANG UDAH PASTI (PESAWAT, KERETA API, BIOSKOP, KELAS)


Hi, i'm back! oke sekarang kita bakal bahas materi lain dari buku kak Yusup. Untuk materi yang lainnya kalian bisa cek di postingan sebelumnya. Untuk materi sekarang adalah tentang ngungkapin kegiatan yang sudah terjadwal. “Eh kok sama kayak yang postingan sebelumnya?”. Eh, enggak kok! Ada bedanya dong! Untuk jadwal yang satu ini yaitu jadwal yang biasanya tertulis kayak bioskop, pesawat, kereta, dan kelas. Pokoknya jadwal itu sudah tertulis dan resmi. Untuk sebelumnya lebih ke jadwal pribadi kalian sendiri. Oke, untuk tensis yang digunakan dalam hal ini adalah PRESENT TENSE. Yap rumusnya:

S + V1

Example:
  1.  The plane leaves at 8.
  2.  My class starts at 7 a.m.
  3. The trains arrives at 5



Sekian untuk materi kali ini. Mungkin ini adalah materi terpendek untuk grammar kali ini, so I'd say sorry *with awkward face

Sunday, May 12, 2019

GRAMMAR GAUL SESSION 2: KEGIATAN YANG UDAH TERJADWAL

Hi..kali ini aku balik lagi dengan review ke-2 dari buku mas Yusup yaitu "Cara Gaul Kuasai Grammar Inggris". Oke untuk sesi yang ke-2 ini, kita akan bahas kegiatan yang sudah terjadwal. Anyway, jadwal disini lebih ke rencana pribadi yang udah PASTI. Disini kamu bisa memakai tensis PRESENT CONTINUOUS TENSE. Rumusnya simple banget:

S + to be is/am/are + V. Ing

Iya, jadi kegiatan ini adalah kegiatan yang kamu bener-bener ga bisa batalin dan ga bisa diganggu gugat. Nah biasanya tensis ini sering dipake ketika kamu menolak ajakan dari temen kamu. Kamu akan menggunakan alasan kegiatan menggunakan Present Continuous Tense karena memang rencana kamu udah nggak bisa diganggu gugat.

Contoh:


  1. I'm attending a class at 7 (Aku ada kelas jam 7)
  2. I'm meeting my lecturer (Aku ketemu sama dosenku)
  3. I'm doing my project school (Aku ngerjain tugas sekolah)
  4. Sinta is teaching at 8 (Sinta mengajar jam 8)
Karena materi kali ini pendek aku bakal kasih contoh beberapa dialog yang ada pada buku ini:

Dialog 1:

Pia : Don't call me at 3, OK?
Rio : Why?
Pia : I'm meeting my lecturer.


Dialog 2:

Dwi : Hi, Evi. Are you free tonight?
Evi  : I'm afraid not. I'm attending a party with my mom.
Dwi : What about tomorrow night?
Evi  : So sorry. I'm quite busy. I am doing my school project with Dewi. 



This lesson is sponsored by 

Sunday, April 21, 2019

RATNA DEWI SOEKARNO: SAKURA DI TENGAH PRAHARA KARYA M. YUANDA ZARA (POJOK REVIEW)



Ratna Sari Dewi adalah sosok wanita yang sudah lama ingin aku baca bagaimana kisah hidupnya. Awalnya aku hanya kagum  ketika melihat satu foto yang menunjukkan kecantikan seorang gadis berkebaya. Kecantikannya saat itu adalah gaya kecantikan masa kini. Aku tidak percaya foto hitam putih itu diambil pada saat tahun 1960-an. Dalam satu masa, pastinya ada penanda mode yang kelihatan sangat kentara, tapi sosok kecantikannya adalah sosok kecantikan masa kini. 


Awalnya aku tidak tahu sosok gadis itu adalah salah satu istri Bapak Soekarno. Ketika semakin kucari, ternyata dia adalah bagian dari kehidupan Sang Proklamator. Satu dari 9 wanita yang menghiasi hidup Bapak Negara. Munculah banyak sekali pertanyaan seperti, di umur berapa Bapak menikahi gadis ini? Bagaimana riwayat hidupnya? Bagaimana perjumpaannya? Dan masih banyak lagi. Di internet, sosok ini tidak terlalu tertulis dengan jelas bagaimana kisah hidupnya. Teringat dulu, aku pernah mendengar kasus tentang salah satu istri Soekarno yang menerbitkan buku yang cukup menuai kontoversi berjudul “Madame de Syuga” .  Aku tidak ingin membahas tentang kontroversi buku ini, mungkin kalian sudah tahu atau silakan cari tahu dengan membaca buku ini.


Buku ini adalah karya M. Yuanda Zara, seorang penulis yang sudah melalang buana dari Majalah Annida sampai Kompas. Tebal halamannya sekitar 243 halaman (belum termasuk daftar isi, indeks, dsb), dengan sampul yang cukup memesona. Ya, itu adalah foto Ibu Ratna Sari Dewi dengan pose favoritku, yaitu saat beliau menyentuhkan tangannya ke telinga sembari tersenyum. Sepertinya beliau sedang menyelipkan beberapa helai rambutnya ke atas telinga. Sungguh anggun. Aku sebagai wanitapun terpesona.


Dalam buku ini diceritakan dengan detail bagaimana kehidupan awalnya hingga apa yang Beliau lakukan di hari tua. Kuakui, penulis benar-benar berusaha dengan maksimal untuk menulis sosok yang satu ini. Itu terbukti dengan banyaknya sumber-sumber yang digunakan demi menggambarkan keakuratan cerita. Tidak mudah mengumpulkan sumber-sumber sebanyak itu. Aku benar-benar mengapresiasi usaha maksimal dari sang penulis.


Kisah dimulai dari asal-usul Ibu Ratna Sari Dewi yang memiliki nama asli Naoko Nemoto. Beliau berasal dari Jepang dan hidup dalam keterbatasan dan kesemrawutan yang mambuatnya berhadapan dengan hal-hal yang seharusnya tidak dihadapi anak seusianya. Beliau dewasa karena tuntutan hidup. Satu kata yang merefleksikan yaitu “berani". Periode remajanya diwarnai dengan dunia gemerlap malam. Semua berawal dari keputusan beliau melepaskan bangku sekolah. Beliau menjadi host termuda di Jepang. Ya, gambaran banyaknya klub-klub malam di Jepang sama persis dengan apa yang kubaca di komik.


Selain cantik, rupanya beliau juga pandai menjalin relasi. Karena kepiawaiannya, beliau menjadi host yang terkenal di salah satu klub yang juga paling terkenal di Jepang. Di titik inilah, ibu Ratna dan pak Soekarno bertemu. Seorang Ratna yang saat itu berusia belasan, sedangkan Soekarno berusia katakanlah "menjelang senja". Ibu Ratna adalah wanita kesekian di kehidupan Soekarno. Bermacam-macam versi, tetapi beberapa dari sumber ini menyebut bahwa beliau merupakan Istri ke-6.


Satu alasan yang membuat Ratna muda jatuh cinta pada Pak Soekarno: keromantisan. Ya, bahkan Soekarno berpesan dengan kata-kata indah yang kurang lebihnya "kuburkanlah aku di bawah pohon rindang, kuburkan aku dengan isteriku Ratna, karena ia yang kucintai". Dari kata-kata tersebut, posisi Ibu Ratna begitu sangat spesial di hati Pak Soekarno.


Banyak sekali sisi-sisi peristiwa sejarah yang muncul di biiografi tersebut. Diantaranya yaitu peristiwa G30SPKI, masa-masa orde lama dan baru, hingga yang terakhir yaitu kepergian Pak Soekarno. Di akhir kehidupan Bapak Proklamator, Ibu Ratna meyakini tentang "pembunuhan yang direncana" yang dilakukan elit-elit orde baru.


Terakhir, di masa tua Beliau, Ibu Ratna masih menyandang nama pemberian dari suaminya. Beliau masih aktif di berbagai kegiatan, berkumpul dan melakukan amal dengan orang-orang dengan kalangan atas. Beliau di umur senjanya tetap menawan dan anggun. Overall, dari bahasa penulisannya, menurutku penulis menempatkan Ibu Ratna sebagai wanita elit dan pembuat masalah. Sisi-sisi yang tersembunyi di balik senyum dan wajah ayunya.






Saturday, April 13, 2019

GRAMMAR GAUL SESSION 1: Kegiatan Mendadak? Pake Tensis Apa?

Nah, untuk materi pertama dari buku mas Yusup Priyasudiarja "Cara Gaul Kuasai Grammar Inggris", kita bakal bahas tentang bagaimana mengekspresikan "kegiatan yang mendadak ingin dilakukan" dalam bahasa inggris. Untuk penjelasan dan beberapa contohnya, aku juga tambahin pakai versi aku sendiri. Oke, kita mulai ya!

Pasti kadang suka bingung kan pengin ngungkapin sesuatu yang pengin dilakukan, misalkan ngomong "mah, aku aja yang angkat telepon", "aku mau ke mall bareng temen aku". Nah, simply, kalau bahasa Indonesia kita cuma butuh ungkapan akan.

Kalau dalam bahasa Inggris, tensis ini bernama FUTURE TENSE.Iya itu yang will will gitu.
Masih bingung nggak bedanya will dan going to?Oke nanti dijabarin satu-satu ya...

Jadi, pada dasarnya FUTURE TENSE itu rumusnya cuma:

S + WILL + V1

Nah, untuk rencana yang mendadak atau SPONTAN, maka kita harus pakai bentuk WILL

Contoh:
  1. Mah, I'll pick up the phone (Mah, aku aja yang angkat telepon)
  2. I'll buy two books for you (Aku mau beliin 2 buku buat kamu)
  3. Naruto will pick Sasuke up at 6 (Naruto mau jemput Sasuke jam 6)

Ada satu lagi nih. Misalkan kamu belum terlalu yakin banget dengan rencana kegiatanmu, kamu bisa pakai ekspresi  I THINK, atau PERHAPS.
Contoh:
  1.  Aku kayaknya nggak yakin deh kalau mau ikut. Mungkin aku mau tidur aja. ( I’m not really sure.  I think I’ll take a rest)
  2.  Aku mungkin pergi ke rumah si Jono. (Perhaps, I’ll go Jono’s home)


Nah, untuk ekspresi kegiatan yang sudah direncanakan, kamu juga bisa pakai TO BE +  THINKING OF/ PLANNING TO, atau INTENDING TO, untuk menggantikan  TO BE + GOING TO.

Contoh: 
  1.  Aku udah berencana nikah paling lambat tahun depan. ( I’m planning to get married by next year)
  2. Aku udah mikirin bangun rumah kecil, tapi modern. (I’m thinking of building a small house, but modern)


Gampangkan?

REVIEW SINGKAT:

KEGIATAN YANG TIBA-TIBA INGIN DILAKUKAN:

S + WILL+ V1

Bisa pakai ekspresi  I THINK, atau PERHAPS

S + THINK + S + V1
PEHAPS, ….


(untuk formula I THINK dan PERHAPS sebenarnya  bisa disesuaikan, tergantung variasi kalimatnya seperti apa)




Untuk contoh kegiatan yang sudah direncanakan, kita baru pakai 

S + TO BE +  GOING TO + V1

Untuk rumus yang ini dipakai untuk mengekspresikan kegiatan yang SUDAH DIRENCANAKAN.

Contoh:

  1. I'm going to hang out with my friends (Aku mau pergi jalan-jalan bareng temen)
  2. We are going to study at library (Kami mau belajar di perpustakaan)
  3. Rangga is going to go to New York (Rangga mau pergi ke New york)
Nah, disini ceritanya kamu udah ngerencanain sendiri atau janjian sama temenmu dari kemarin, 2 hari yang lalu, atau sebulan yang lalu (-__-).


Untuk kegiatan yang udah direncanakan, kalian bisa juga pakai ekspresi  TO BE + THINKING OF/ PLANNING TO/ INTENDING TO biar makin keren dan variatif.

Contoh:
  1.  Aku udah rencana mau beli laptop besok. ( I’m intending to buy a laptop tommorow)
  2.  Aku udah rencana mau traktir kamu. (I’m planning to treat you)


REVIEW SINGKAT:

KEGIATAN YANG SUDAH DIRENCANAKAN:


S + TO BE + GOING TO + V1


Atau


S+  TO BE + THINKING OF/ PLANNING TO/ INTENDING TO + V1

Paham, to?

Oke, segitu dulu aja ya! nanti bakal balik lagi bawa contoh percakapan...


O iya, aku kasih bonus sketch belum selesai mas Rangga yang sekarang udah jadi om Rangga ya ^^












Friday, April 12, 2019

REVIEW BUKU "CARA GAUL KUASAI GRAMMAR INGGRIS" KARYA YUSUP PRIYASUDIARJA

Jadi, ini adalah pos pertama aku di blog setelah sekian ratus abad lamanya aku menghilang dari dunia blogging ini. Iya, jadi aku harus buat akun baru dan mengganti nama alay sisa-sisa peninggalan masa kelabilan beberapa tahun yang lalu. Oke ga usah basa-basi lagi, untuk tema buat blog pertama ini, aku punya review buku kesukaanku. Ini sering banget aku pakai buat les privat aku ke anak didikku. Jadi, karena dia masih ABG, aku ingin menerapkan metode yang nggak ngejenuhin gitu. Materinya cocok banget si buat muridku ini. FYI, dulu dia masih SMP kelas 2 dan sekarang udah SMA (anakku sudah tumbuh dewasa T_T)

Yap, mau cerita dulu deh a.k.a flashbackan masa-masa awal jadi mahasiswa yang ambisius. Jadi ceritanya dulu waktu aku masih awal kuliah (alhamdulillah sekarang masih pengangguran istikomah), aku pergi bareng kakakku ke Gramedia. Waktu itu kayaknya aku lagi cari kamus Oxford gitu (iya udah ketahuankan ambil jurusan apa). Saat itu iseng aja si nyari-nyari buku buat bahan belajar demi memperkaya khasanah dan mengobati kehausan akan ilmu (-__-). Nah, pas itu aku lihat satu buku ini terpajang sendirian tak bersampul plastik. Langsunglah aku sambar, dan emang betul buku ini tinggal satu-satunya disitu. Dari sampulnya, cool , appealing, yah you got me lah. Waktu buka isinya, aku bener-bener takjub, eh beneran? asek banget penjelasannya. Bener-bener lain dari buku yang biasanya aku jumpai buat pembelajaran bahasa inggris yang which is boring, terlalu padat rumus dan kaku. Enggak cocok dong sama young soul aku. Layout bukunya menarik, rapi, point to point banget si. Ada 208 halaman yang for me, aku nggak kerasa ternyata udah habis aja. Harganya? hehehe, aku lupa karena udah lama beberapa tahun yang lalu. Kayaknya nggak sampe 100 ribu deh.


Jadi buku ini ditulis oleh seorang guru profesional di salah satu bimbingan belajar asal Yogyakarta. Ternyata mas Yusup ini sudah membantu mahasiswa-mahasiswa yang ingin belajar grammar, tetapi dengan metode yang nggak pusing dan boring. Banyak mahasiwa yang cocok dengan metode belajar grammar di buku ini (termasuk aku yeay!). Jadi, untuk beberapa postingan ke depannya tentang bahasa inggris, aku mau merangkum beberapa materi grammar dari buku mas Yusup Priyasudiarja. Mohon izin ya mas Yusup, this weird creature wants to share something fruitful to society.
Oke, tunggu postingan selanjutnya ya...
(Foto bukunya nyusul ya)

GRAMMAR GAUL SESSION 3: JADWAL YANG UDAH PASTI (PESAWAT, KERETA API, BIOSKOP, KELAS)

Hi, i'm back! oke sekarang kita bakal bahas materi lain dari buku kak Yusup. Untuk materi yang lainnya kalian bisa cek di postingan se...